Jurnal

Finhacks 2017: Mencari Inspirasi Teknologi Perbankan

Financial Technology atau disingkat fintech merupakan teknologi yang digunakan untuk mendukung layanan perbankan atau keuangan. Banyaknya startup yang bermunculan menjadi tantangan sendiri bagi layanan perbankan seperti BCA untuk terus berinovasi demi kenyamanan konsumen. Untuk mendukung alasan tersebut BCA menyelenggarakan acara Finhacks 2017  yang diselenggarakan pada tanggal 26-27 Agustus 2017 di BCA Learning Institute.

Apa itu Finhacks 2017 ?

Pertama mendengar sebenarnya saya juga kurang paham tentang istilah Finhacks, yang saya tahu acara ini adalah acara hackathon. Ternyata Finhacks adalah istilah yang digunakan pihak BCA untuk menamakan kegiatannya, Finhacks sendiri merupakan akronim dari Fintech Hackathon. Oh yaa bagi teman-teman yang belum tahu, hackathon adalah sebuah kegiatan dimana para developer ditantang untuk membuat aplikasi dengan waktu yang telah ditentukan. Untuk acara Finhacks tahun 2017 sendiri para developer diberikan waktu selama 24 jam. Tidak hanya asal membuat program, karya yang mereka buat harus relevan dengan tantangan dari hackathon ini yaitu “Bagaimana teknologi dapat membuat layanan perbankan lebih mudah, aman, dan menyenangkan bagi gaya hidup nasabah di sehari-hari?” ?.

Mungkin teman-teman sudah banyak yang tahu bahwa pertumbuhan teknologi sangat pesat dan merubah sedikit demi sedikit dari gaya hidup seseorang. Hari ini hampir semua hal kita lakukan menggunakan teknologi dan Less Cash seperti belanja, transportasi, bahkan sampai donasi. Dan apa yang bergerak dibelakang itu? Tentu saja layanan perbankan yang baik, karena tanpa layanan yang baik tentu semua hal tersebut tidak akan berjalan dengan baik pula.

Nah demi menjawab tantangan tersebut 60 tim yang menjadi peserta dalam kegiatan Finhacks 2017 berkompetisi dengan ide-ide kreatif antimainstream dengan gaya mereka sendiri.  Mulai dari berbelanja menggunakan QRcode hingga teknik pengamanan transaksi menggunakan voice recognition. Tentu ide mereka merupakan ide kreatif yang menarik, mengingat 60 tim yang hadir sebelum diundang ke BCA Learning Institute telah diseleksi terlebih dahulu.

Alur Finhacks 2017

Tidak seperti tahun lalu, pendaftaran dan penyisihan tahun ini memiliki 2 jalur. Jalur pertama peserta bisa submit ide aplikasi perbankan yang akan mereka buat melalui situs https://finhacks.id dan jika disetujui akan mendapatkan undangan dari pihak penyelengara. Jalur yang ke-dua adalah melalui Mini Finhacks yang diselenggarakan di Surabaya, Bandung, dan Yogyakarta. Pada jalur Mini Finhacks peserta melakukan pemrograman secara cepat dan 5 peserta terbaik mendapatkan golden ticket ke kompetisi Finhacks 2017. Total ide yang terkumpul dari seluruh peserta melalui 2 jalur pendaftaran tersebut berjumlah 685 ide.

Di kegiatan ini setelah peserta melakukan pembuatan aplikasi selama 24 jam, mereka wajib mempresentasikan karyanya di hadapan para juri yang telah dipecah ke berbagai ruangan. Hasil dari presentasi ini terdapat 8 tim yang maju ke babak final, dimana mereka harus melakukan presentasi dan demo aplikasi yang telah mereka buat sebelumnya di depan umum. Dan dari 8 finalis ini terpilih 3 tim yang dinobatkan sebagai juara yaitu:

  • Tim Astagfirullah dengan aplikasi QuickTap yang mempermudah transaksi hanya dengan 1 kali melakukan tap sebagai juara 1.
  • Tim Linksoft dengan aplikasi Kalet atau KTP E-wallet yang mempermudah kita melakukan transaksi menggunakan E-KTP yang kita miliki dan menempelkannya pada sensor NFC pada HandPhone sebagai juara 2.
  • Tim Yadayada dengan aplikasi SmartDocs yang berjalan dengan sistem blockchain mendapatkan juara 3.

pemenang finhacks 2017

Tahun lalu pemenang karya pemenang Finhacks 2016 dipakai oleh BCA menjadi layanan yang sekarang kita kenal sebagai VIRA. Vira yang merupakan akronim dari Virtual Assistant Chat Banking BCA merupakan personal assistant yang membuat nasabah bisa melakukan beberapa kegiatan perbankan dengan cara chatting. Begitu juga dengan Finhacks 2016, karya dari 3 pemenang ini akan dibimbing oleh BCA agar aplikasi ini bisa siap ketika disinergikan dengan layanan bank BCA.  Tetapi walau sudah terpilih 3 pemenang tetapi Armand W. Hartono selaku Vice President Director mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan untuk karya peserta yang lain ikut dikembangkan oleh BCA.

Hal lain yang membuat acara ini menarik adalah konsep yang diusung oleh BCA, yaitu #Codescape. Codescapce merupakan singkatan dari  Code & Escape yang memiliki arti ajang untuk melepaskan diri dari kepenatan dengan berkreasi melalui coding. #Codescape juga memiliki arti code landscape karena memang BCA Learning Institute yang menjadi tempat penyelenggaran kegiatan ini berada di wilayah yang hijau dan sejuk ?.

Tanda

Artikel Terkait

Close