Resensi

Aduankonten.id : Fasilitas Lapor Untuk Netizen Positif

Hoax dan konten tidak layak tampaknya sudah menjadi makanan bagi saya dan mungkin teman-teman yang lain. Sampai-sampai ada pepatah baru yang berkata “Kecepatan yang melebihi cahaya adalah orang yang membagikan berita hoax” ?. Selain itu kita juga sering menemui kesalahan-kesalahan netizen yang melanggar aturan & etika ber-internet. Nah untuk menanggulangi hal ini KOMINFO mengeluarkan layanan baru yang bernama aduankonten.id.

Apa itu aduankonten.id?

Aduankonten.id merupakan situs bagi orang-orang yang tukang lapor. Eits tukang lapor di sini bermakna positif loh. Di web aduankonten.id nanti kita melaporkan konten atau situs yang tidak layak ada di dunia maya. Ada berbagai macam konten yang bisa dilaporkan melalui aduankonten.id yaitu

  • Pornografi
  • Perjudian
  • Fitnah
  • Pemerasan
  • Penipuan
  • SARA
  • Kekerasan/ kekerasan pada anak
  • Pelanggaran Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
  • Perdagangan produk dengan aturan khusus
  • Terorisme/Radikalisme
  • Separatisme/ organisasi berbahaya
  • Pelanggaran Keamanan Informasi
  • Konten Negatif yang direkomendasikan instansi sektor
  • Konten yang meresahkan masyarakat
  • Konten yang melanggar Nilai Sosial Budaya
  • Konten yang memfasilitasi diaksesnya konten negatif

Banyak kan kategori-nya? ?. Banyaknya kategori di sini dimaksudkan agar teman-teman lebih terarah memberikan laporan serta tim dari aduankonten.id pun lebih mudah membedakan laporan.

Apa perbedaan dengan lapor.go.id?

Sebelumnya sudah pernah ada layanan serupa dengan nama Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Masyarakat atau sering kita sebut lapor.go.id. Lalu apa perbedaan dengan aduankonten.id? Lapor.go.id merupakan layanan yang dikeluarkan oleh Kantor Staf Presiden yang fungsinya untuk menarik partisipasi masyarakat dalam pengawasan program dan kinerja dari pemerintah. Sedangkan aduankonten.id berfokus pada konten yang ada di dunia maya.

Cara Menggunakan aduankonten.id

Untuk menggunakan layanan ini teman-teman diharuskan membuat akun terlebih dahulu di www.aduankonten.id. Caranya mudah kok, ketika membuka situs ini pertama kali maka teman-teman akan diperlihatkan dengan sebuah formulir yang tinggal diisi saja sesuai dengan kemauan kalian ?. Oh iyaa ketika melakukan pendaftaran pakai nama yang lengkap yaa, jangan pakai nama aneh seperti Anto Chabelitha Unyuez ?.

Setelah membuat akun, teman-teman diwajibkan untuk melakukan verifikasi menggunakan email dan nomor KTP. Ini yang saya senangi, jadi tidak hanya melaporkan saja tetapi si pelapornya pun harus jelas identitasnya siapa sehingga laporan bisa dipertanggungjawabkan.

Setelah verifikasi selesai teman-teman bisa langsung untuk menjadi tukang lapor dengan mengisi formulir Aduan Baru seperti di bawah ini

Di atas itu contoh dan sekaligus saya melaporkan seorang penyanyi yang mempromosikan sebuah situs judi. Mungkin teman-teman juga saat ini sering menemui selebgram yang mulai mempromosikan situs judi demi uang 1-2jt (mungkin). Nah mulai saat ini ayo laporkan mereka dengan aduankonten.id hehe ?.

Satu kali melakukan pelaporan kita bisa mengajukan sampai 5 konten. Tetapi saran saya agar lebih enak mending dibuat setiap konten jadi 1 saja. Kecuali memang konten yang mau dilaporkan saling keterkaitan satu sama lain. Di bagian bawah teman-teman harus menjelaskan juga alasan melaporkan konten tersebut. Tidak lupa juga sertakan tangkapan layar (screenshoot) untuk memperkuat alasan teman-teman. Tangkapan layar di sini juga berguna untuk jaga-jaga takutnya konten tersebut keburu dihapus oleh yang bersangkutan.

4 tahap aduankonten.id

Terdapat 4 tahap sampai laporan kita dianggap benar-benar tuntas yaitu Pelaporan, Verifikasi, Persetujuan, dan Selesai. Jika telah selesai di satu tahap maka kita akan menerima pesan apakah laporan dilanjutkan atau selesai. Sebagai contoh ketika saya membuat laporan artis yang mempromosikan judi saya menerima konfirmasi bahwa status aduan telah terverifikasi itu sekitar pagi keesokan harinya. Dan sampai tulisan ini dibuat sudah 5 hari saya menunggu kelanjutannya.

4 tahap di aduankonten.id

Saya berharap besar terhadap layanan ini, karena seharusnya dengan adanya layanan ini netizen Indonesia lebih berfikir lagi sebelum melakukan sesuatu di dunia maya. Tetapi tentu hal ini harus disertai dengan netizen yang mau jadi tukang lapor, karena jika tidak ada yang lapor untuk menangkap pelanggar yang besar sih mudah karena terkenal tetapi bagaimana menangkap perusuh-perusuh kecil di dunia maya? Itu adalah tugas kita bersama pemerintah ?.

Orang-orang baik tumbang bukan hanya karena banyaknya orang jahat, tetapi karena orang-orang baik lainnya diam dan mendiamkan.

~Anies Baswedan~

Tanda

Artikel Terkait

Close