Sinergi sesepuh & generasi kekinian Saka Bhayangkara

Saya rasa sedikit dar teman-teman atau pembaca saya yang mengetahui bahwa saya dahulu merupakan salah satu aktivis Pramuka khususnya Pramuka SAKA Bhayangkara. Memang sih saya aktifnya sudah lama yaitu sekitar tahun 2011-2012, namun ketika 2013-2015 di Kabupaten Jepara saya masih tetap eksis sebagai anggota Gerakan Pramuka.

Nah 10 September 2017 berawal dari chatting enggak jelas di group WhatsApp, terlontar ide dari salah satu sesepuh untuk mengadakan reuni Saka Bhayangkara dan puji Tuhan acaranya jadi dan tidak ditunda minimal 1 tahun (IYKWIM). ?

Apa itu Saka Bhayangkara?

Sebelum saya bercerita tentang acara reuni Saka Bhayangkara Bogor Kota saya akan memberitahukan terlebih dahulu tentang Saka Bhayangkara sendiri. Teman-teman pastinya telah pernah mendengar kata “bhayangkara” donk sebelumnya. Kata ini bisa dibilang merupakan nama lain dari orang-orang kepolisian. Sedangkan Saka sendiri merupakan singkatan dari Satuan Karya. Jadi Saka Bhayangkara kurang lebih anggota Pramuka yang mempelajari ilmu tentang kepolisian.

Bright New Day

Tema dalam acara ini adalah Bright New Day, saya tidak tahu apakah kalimat tersebut benar atau tidak tetapi intinya adalah dengan acara ini akan muncul sinergi antar generasi Saka Bhayangkara yang menciptakan semangat baru bagi generasi selanjutnya. Oh yaa mengapa saya bilang antar generasi? Karena acara reuni ini dihadiri oleh anggota dari Angkatan 1 yang mengabdi tahun 1991 sampai dengan Angkatan terakhir yaitu pengabdian tahun 2017.

Salut terhadap acara ini adalah tidak ada sponsor yang benar-benar sponsor, karena seluruh operasional mulai dari konsumsi sampai dana merupakan hasil kontribusi dari peserta yang terlibat. Saya sendiri mencoba kontribusi dengan hal yang saya bisa lakukan, di acara ini kebetulan saya sebagai tukang jepret-jepret momen. Walau tidak terlalu berimbas banyak terhadap kegiatan tetapi setidaknya ini yang bisa saya lakukan untuk kesuksesan acara ini. Lagipula saya juga senang mengabadikan momen apalagi kalau di outdoor seperti di Kebun Raya Bogor, tempat kami melakukan acara.

Salah satu yang menjadi kesedihan acara ini adalah sedikitnya peserta yang hadir yaitu sekitar 100 orang. Jumlah tersebut pun termasuk buntut atau partner dari anggota (suami/istri dan anak). Dari angkatan saya sendiri, angkatan 21 yang hadir cuman 3 orang, padahal perasaan dulu orangnya banyak dah ?.

Cheers

Tentu ada kesan setiap kali mengikuti acara yang menandakan kita benar-benar mengikuti acara tersebut. Sebelum saya datang, saya sudah memiliki persepsi buruk bahwa kakak-kakak senior tampaknya akan serem-serem atau lamun basa sunda na mah tengil. Tetapi ternyata persepsi tinggallah persepsi, kakak-kakak angkatan lama bisa berbaur dengan angkatan baru. Ini benar-benar sesuai arti dari tema yaitu Membuat sinergi antara sesepuh (angkatan lama) dengan generasi kekinian (angkatan baru) SAKA Bhayangkara binaan Polres Bogor Kota.

Foto bareng tetap jangan sampai ketinggalan
Tanda

Rona Ariyolo

Seorang IT Infrastructure Enthusiast yang gemar berkecimpung di dunia pendidikan. Selain di blog aktif juga memberikan informasi di media sosial terutama instagram (story).

Artikel Terkait

Close