Macam-Macam Sertifikasi MikroTik

Ketika berbicara tentang konfigurasi sebuah perangkat tampaknya belum lengkap kalau tidak membicarakan sertifikasinya. Pasalnya sertifikasi menjadi tolak ukur kemampuan seseorang dalam “memainkan” perangkat tersebut. Saat ini MikroTik memiliki 6 sertifikasi engineer dan 2 sertifikasi trainer. Pada artikel kali ini kita akan bahas tentang Sertifikasi MikroTik untuk engineer.

Tahapan Sertifikasi MikroTik

Sertifikasi MikroTik yang tersedia untuk engineer adalah MTCNA, MTCRE, MTCWE, MTCTCE, MTCUME, dan MTCIPv6E. Untuk mendapatkan serfikasi di level yang lebih atas maka peserta harus memperoleh terlebih dahulu sertifikasi di level yang lebih bawah. Umur dar sertifikasi MikroTik adalah 3 tahun sejak tanggal sertifikat dikeluarkan.

Macam-macam sertifikasi MikroTik

MTCNA

Sertifikasi yang paling dasar adalah MTCNA yang merupakan akronim dari MikroTik Certified Network Associate. Sertifikat ini mempelajari dasar-dasar mulai dari cara masuk ke mikrotik. Pada sertifikasi ini teman-teman bisa mempelajari semua lingku MikroTik dari routing, wireless, traffic control, bahkan sampai hotspot namun hanya dasar-dasarnya saja.

MTCTCE

MTCTCE atau akronim dari MikroTik Certified Traffic Control Engineer merupakan sertifikasi MikroTik yang berhubungan dengan pengaturan lalu lintas bandwidth dan keamanan. Di sini teman-teman akan belajar lebih dalam tentang packet flow diagram, fitur firewall, QoS, Web Proxy, dan beberapa fitur lain untuk manajemen trafik. Syarat untuk mengambil sertifikasi MTCTCE ini adalah telah mendapatkan sertifikat MTCNA.

MTCUME

MTCUME merupakan akronim dari MikroTik Certified User Management Engineer merupakan sertifikasi MikroTik yang berhubungan dengan Hotspot dan Tunneling. Tunneling yang dipelajari juga lengkap dari PPTP, L2TP, sampai IPSec. Syarat untuk mengikuti sertifikasi ini adalah telah memiliki sertifikat MTCNA.

MTCWE

MTCWE yang merupakan singkatan dari MikroTik Certified Wireless Engineer. Sesuai namanya sertifikasi ini diberikan kepada orang yang telah menguasai ilmu jaringan nirkabel dengan vendor MikroTik. Di MTCNA memang sudah ada materi wireless namun ini lebih dalam lagi. Selain itu pada MTCWE juga mempelajari fitur yang hanya terdapat di MikroTik yaitu Nstream.

MTCRE

MikroTik Certifed Routing Engineer adalah training dan sertifikasi MikroTik yang paling wajib setelah mendapatkan MTCNA. Pada dasarnya produk MikroTik adalah router yang berarti fungsinya melakukan routing. Pada sertifikasi MTCRE ini teman-teman akan mempelajari protokol routing OSPF.

MTCINE

MikroTik Certified Inter-networking Engineer (MTCINE) saat ini merupakan sertifikasi yang paling tinggi tingkatnya. Untuk mengikuti sertifikasi ini teman-teman harus memiliki sertifikasi MTCRE yang aktif. Materi yang akan dipelajari pada sertifikasi MTCINE ini adalah BGP, MPLS, dan juga Traffic Engineering.

MTCIPv6E

MikroTik Certified IPv6 Engineer, sesuai namanya training dan sertifikasi ini memiliki tujuan agar peserta paham akan protol IPv6 dan dapat mengimplementasikan IPv6 di jaringannya. Sertifikasi ini merupakan sertifikasi yang paling baru sampai tulisan ini dibuat (15 Mei 2018). Materi yang dipelajari meliputi IPv6 Packet, IPv6 Security, Transition Mechanism, dan Interoperability.


Itu dia tadi macam-macam Sertifikat MikroTik yang sudah saya bahas. Sebenarnya selain 6 sertifikasi tersebut masih ada 2 sertifikasi lagi yaitu MikroTik Trainer dan MikroTik Academy Trainer yang ada cara khusus mendapatkannya. Untuk teman-teman yang berminat mengikuti sertifikasi MikroTik saat ini di Indonesia sudah banyak MikroTik Trainer yang bisa kalian cek disini.

Tanda

Rona Ariyolo

Seorang IT Infrastructure Enthusiast yang gemar berkecimpung di dunia pendidikan. Selain di blog aktif juga memberikan informasi di media sosial terutama instagram (story).

Artikel Terkait

Close