Cerita

Bikin paspor ternyata gak ribet

Di Internet kalau kita ketikkan keyword “cara bikin passport” akan muncul banyak artikel-artikel yang menceritakan bahwa bikin passport ribet dan bla bla bla bla …..

Kebetulan pertengahan Desember kantor akan jalan-jalan ke Thailand dan kebetulan saya juga diajak maka mau tidak mau saya harus buat passport. Agak bingung sih karena saya pertama kali membuat passport namun baca-baca di imigrasi.go.id ternyata mudah dan inilah cerita saya.

Sat ini ada 2 jenis cara pembuatan passport yaitu manual dan online. Bedanya adalah kalau manual kita harus lebih lama karena kita harus membuat semacam permohonan terlebih dahulu di kantor Imigrasi. Nah kalo untuk cara online permohonan & pembayaran kita lakukan di awal dan bukan di kantor imigrasi.

Awal kita harus mengisi form online terlebih dahulu, caranya buka imigrasi.go.id > Layanan Publik > Layanan Paspor Online dan akan muncul tampilan seperti di bawah ini

Silahkan pilih Pra Permohonan Personal dan tinggal ikuti saja petunjuknya. Pada website tersebut semuanyaa sudah jelas dan bagus sih kalau menurut saya. Saya pribadi tidak menemukan kendala ketika pembuatan menggunakan sistem ini. Kita hanya harus memastikan bahwa data yang dimasukkan benar dan tidak ada kesalahan walau hanya 1 huruf karena itu bisa beresiko fatal.

Setelah proses pra permohonan dan pembayaran melalui online selesai kita disuruh datang ke kantor imigrasi yang kita pilih pada tanggal yang telah kita pilih juga. Contoh saya adalah 30 November 2016 di Imigrasi Bandara Soekarno Hatta.

Sebelum berangkat ada beberapa dokumen yang harus disiapkan dan inilah dokumen yang saya bawa

  1. KTP
  2. Kartu Keluarga
  3. Akte Kelahiran / Ijazah SMA / Surat Baptis (aku bawa semua)
  4. Surat Keterangan Kerja dari HRD (Karena bikinnya di Jakarta sedangkan KTP Sukabumi)
  5. Bukti pembayaran / transfer
  6. Serta berkas berkas yang dikirim ke email setelah proses pendaftaran

Sedikit catatan bahwa semua dokumen wajib di bawa aslinya dan untuk dokumen (1-4) silahkan fotocopy dalam kertas A4. Untuk KTP wajib yang elektronik, tadi beberapa kali ada orang yang tidak jadi karena KTP nya masih yang lama. Alasannya adalah karena mulai 1 November 2016 KTP yang lama alias yang berbentuk kertas sudah tidak berlaku lagi.

DATANG KE KANTOR IMIGRASI

Setelah semua dokumen siap saatnya saya pergi Kantor Imigrasi. Saya datang sampai kantor imigrasi sekitar pukul 05:30. Walau masih pagi sekali namun di sana sudah ramai. Saya sendiri dapat tempat duduk urutan 17. Jadi sistemnya adalah FIFO alias First In First Out. Tapi sebenarnya jika kita daftar online santai saja karena prosesnya lebih cepat.

Karena saya datang hari rabu maka pelayanan dimulai jam 08:00 tetapi jam 07:30 sudah ada petugas yang memberitahu kita harus ngapain. Cuman hati-hati yaa petugasnya tegas banget, ane juga kaget haha. Dan dia selalu tegas terutama terhadap antrian, kalau ada yang coba-coba belok langsung ditegur. BTW foto di atas adalah foto yang antri manual, dan sudah ada beberapa orang yang datang ke 2 kali nya karena sebelumnya tidak dapat kuota. Di luar juga kita akan dibagikan map yang harus kita isi dengan semua berkas yang di bawa baik fotokopi atau pun yang asli.

Karena saya datang pagi dan kebetulan online jadi saya dan teman-teman bisa langsung ke dalam ketika jam 08:00 pas untuk ambil nomor antrian. Di sini kami harus mengantri lagi cuman saya sih gak ngantri karena di depan. Oh iya di dalam itu antara yang manual dan online dipisah antri nya, kalau yang online cuman verifikasi berkas saja sedangkan yang manual seperti pendaftaran lagi deh.


Kebetulan sekali karena saya orang pertama jadi setelah ambil nomor antrian belum sempat duduk saya langsung masuk loket untuk “nganu”. Di dalam loket itu cuman disuruh cek biodata, scan sidik jari, dan foto. Sambil cek cek berkas si petugas akan menanyakan mau ke mana dan jawab ajah jujur. Jangan mengada-ngada seperti MAU CARI WAIFU. Proses di dalam ruangan loket cukup cepat, saya pribadi di dalam tidak sampai 5 menit dan hasilnya adalah tanggal 5 Desember 2016 saya tinggal ambil saja passport nya.

Related Articles

Close