Pengetahuan

Memperoleh Gelar Insinyur Melalui Program Profesi Insinyur

Pendidikan di Indonesia sangat dinamis dan banyak perubahan yang baik. Setelah sudah mulai bermunculan perguruan tinggi yang membuka Pendidikan Jarak Jauh atau kuliah online, saat ini gelar Insinyur juga dimunculkan kembali. Dahulu Insinyur merupakan gelar akademik yang diberikan kepada orang yang telah selesai menempuh pendidikan Sarjana dalam bidang teknik, namun sejak tahun 1994 gelar ini dihapuskan dan diganti dengan gelar S.T (Sarjana Teknik).

Saat ini melalui  Undang-Undang No. 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran Pemerintah kembali membuka gelar Insinyur melalui kegiatan yang disebut dengan Program Profesi Insinyur. Program Profesi Insinyur adalah program pendidikan tinggi setelah program sarjana untuk membentuk kompetensi Keinsinyuran. Jadi jika dulu gelar Insinyur itu adalah gelar akademik sekarang menjadi gelar profesi.

Pembelajaran untuk Mendapatkan Gelar Insinyur

Ada 2 jenis pembelajaran untuk mendapatkan gelar insinyur yaitu Reguler dan Rekognisi Pembelajaran Lampau. Pembelajaran Reguler adalah proses mendapatkan gelar insinyur dengan menempuh pembelajaran di kelas seperti perkuliahaan pada umumnya. Sedangkan Rekognisi Pembelajaran Lampau pengakuan atas capaian pembelajaran seseorang yang diperoleh dari pendidikan nonformal, pendidikan informal, dan/atau pengalaman kerja di dalam sektor pendidikan formal.

Adapun syarat untuk menjadi mahasiswa dalam Program Profesi Insinyur yaitu yang bersangkutan harus lulusan sarjana bidang teknik atau sarjana terapan bidang teknik. Bisa juga sarjana pendidikan bidang teknik atau sarjana bidang sains yang disetarakan dengan sarjana bidang teknik atau sarjana terapan bidang teknik melalui program penyetaraan.

Perguruan Tinggi Penyelenggara Program Profesi Insinyur

Tidak semua perguruan tinggi bisa menyelenggarakan Program Profesi Insinyur, ada beberapa kriteria yang diperlukan untuk program profesi yang satu ini. Sampai saat ini ada 40 Perguruan Tinggi yang resmi menyelenggarakan program ini, yaitu (diurutkan sesuai abjad):

  • Institut Pertanian Bogor
  • Institut Teknologi Bandung
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Universitas Andalas
  • Universitas Bina Nusantara
  • Universitas Brawijaya
  • Universitas Diponegoro
  • Universitas Gajah Mada
  • Universitas Indonesia
  • Universitas Islam Bandung
  • Universitas Islam Malang
  • Universitas Jambi
  • Universitas Katolik Indonesia Atmajaya Jakarta
  • Universitas Katolik Parahyangan Bandung
  • Universitas Katolik Soegijapranata
  • Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
  • Universitas Kristen Petra Surabaya
  • Universitas Lambung Mangkurat
  • Universitas Lampung
  • Universitas Mataram
  • Universitas Muhammadiyah Malang
  • Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Universitas Mulawarman
  • Universitas Muslim Indonesia Makassar
  • Universitas Negeri Malang
  • Universitas Negeri Medan
  • Universitas Negeri Yogyakarta
  • Universitas Pattimura
  • Universitas Riau
  • Universitas Sam Ratulangi
  • Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
  • Universitas Sebelas Maret Surakarta
  • Universitas Sriwijaya
  • Universitas Sumatera Utara
  • Universitas Surabaya
  • Universitas Syah Kuala
  • Universitas Trisakti
  • Universitas Udayana
  • Universitas Hasanuddin Makassar

Perlu diperhatikan bahwa tiap-tiap kampus memiliki persyaratan dan kebijakan masing-masing untuk setiap calon mahasiswanya. Seperti contohnya di di Universitas Jambi hanya menerima calon mahasiswa dari Sarjana Teknik rumpun Pertanian. Jadi sebelum mendaftar pastikan teman-teman telah membaca secara detil persyaratannya.

Related Articles

Close