Pengetahuan

Konfigurasi Dasar Server Load Balancer di Alibaba Cloud

Pada artikel sebelumnya yang berjudul Belajar Sedikit Tentang Load Balancer saya telah menjelaskan tentang struktur dan penjelas tentang Load Balancer. Pada artikel kali ini saya akan coba membuat tutorial melakukan konfigurasi Load Balancer di Alibaba Cloud. Loh kenapa tidak yang manual seperti menggunakan NGINX? Karena saat ini saya lagi ingin banyak melakukan dokumentasi seputar Alibaba Cloud, tetapi nanti saya akan buat artikel juga dengan NGINX namun yaa sabar šŸ˜‚.

Pastikan Anda telah memiliki minimal 2 ECS untuk bisa menjalankan lab ini.
– Lab Load Balancer pada artikel ini digunakan untuk web server
Topologi lab 1 load balancer
Topologi lab 1 load balancer

Membuat Instances Server Load Balancer (SLB)

Buka produk Server Load Balancer dariĀ konsol Alibaba Cloud lalu pilihĀ Create SLB Instance. Setelah itu kita akan dihadapkan oleh pengaturan dariĀ instancesĀ SLB yang akan kita beli. Harusnya teman-teman sudah mengertilah yaa maksud masing-masing dari pilihannya. Cuman saya mau kasih tahu bahwa SLB tidak mendukungĀ multi region, jadi pastikan SLB yang dibuat 1 pilihanĀ region denganĀ server yang akan kita jadikanĀ backend.

Pembelian Load Balancer di Alibaba Cloud
Pembelian Load Balancer di Alibaba Cloud

Setelah proses pembelian selesai silahkan kembali ke Console lalu pilih produkĀ Server Load Balancer dan seharusnya Load Balancer yang baru saja kita buat akan muncul.

Membuat Server Group

Sebelum menggunakan Load Balancer kita harus membuat dulu yang namanyaĀ Server GroupĀ yang berfungsi untuk membuat kelompok dari beberapa server. Agar lebih mudah silahkan ikuti panduannya di bawah ini dan sesuaikan dengan kondisi teman-teman nantinya.

  1. Silahkan buka instance SLB yang sudah dibuat. Setelah itu klikĀ tabĀ VServer Groups lalu klik tombol Create VServer Group.
  2. Pilih server mana saja yang akan menjadi bagian dari grup ini.
  3. Ketikkan nama VServer Group agar mudah dalam mengelola nantinya. Setelah itu masukkan port dariĀ servicesĀ yang digunakan oleh server. Karena saya akan membuat Load Balancer ini untuk web server maka saya memasukkan port 80, karena kebetulan web server di server berjalan pada port 80.
    NB: Weight adalah nilai beban yang akan ditanggung server, semakin besar maka akan semakin banyak trafik yang akan diarahkan ke server tersebut.

KonfigurasiĀ Listeners

Setelah membuat VServer Groups saatnya kita melakukan konfigurasiĀ ListenersĀ dari SLB. Untuk membuatnya kembali ke halaman dari instances SLB yang tadi kita buat lalu ikuti panduan di bawah ini.

  1. Setelah itu klik tab Listeners dan klik tombol Add Listener.
  2. Pilih Protocol dan Port yang akan digunakan oleh SLB. Karena saya akan membuat load balancer untuk web server jadi pilih protocol HTTP dan port yang digunakan adalah 80. Untuk pilihanĀ advanced akan dijelaskan di artikel lain yaa šŸ˜‰.
  3. Pilih VServer Group yang sebelumnya telah dibuat.
  4. Pada bagian ini fungsinya hanya untuk menampilkan berfungsi dengan baik atau tidak. Saya pribadi sih menganjurkan untuk mengaktifkannya.
  5. Terakhir merupakan rangkuman dari konfigurasi, jika sudah merasa sesuai langsung saja klik tombol Submit dan lanjutkan ke pengujian.

Pengujian

Untuk menguji konfigurasi yang telah kita buat caranya sangat mudah. Untuk kasus lab kita kali ini cukup dengan membuka halaman web 2x. PadaĀ hit yang pertama maka trafik akan diarahkan ke server 1 dan pada hitĀ yang ke-2 trafik akan mengarah ke server 2. Begitulah terus menerus saling silih bergantian trafik yang masuk ke 1 Load Balancer akan diarahkan ke 2 server berdasarkan algoritma yang telah ditentukan.

Hasil Load Balancer ke Server 2

Topik

Related Articles

Close