Cerita

Michael Takeuchi digeber dulu biar Juara

3 hari belakangan ini dunia teknologi khususnya IT Infrastructure dihebohkan oleh olimpiade Jaringan yang diselenggarakan oleh MikroTik Indonesia & APJII. Olimpiade ini dikhususkan untuk anak-anak SMK jurusan Teknik Komputer dan Jaringan.

Kok bisa Olimpiade ini bikin heboh? Memang sih olimpiade ini khusus anak SMK namun soal yang diberikan adalah kelas praktisi. Mulai dari konfigurasi standar hanya untuk memberikan akses Internet, DHCP Server, OSPF, bahkan sampai BGP. Semakin heboh lagi adalah karena anak-anak SMK tersebut mampu untuk mengerjakannya.

Dari beberapa kontestan ada yang menjadi sorotan para praktisi yaitu Michael Takeuchi dari SMK Taruna Bhakti. Selain karena juara 1 dia juga aktif di berbagai forum. Selain itu dia juga sering memberikan komentar di akun facebook para master IT. Itulah yang membuat dia dikenal para praktisi IT dan menjadi sorotan.

Ketika saya tanya kepada Michael dia ingat betul pertama kali belajar MikroTik pada tanggal 14 Desember 2014. Dia belajar pertama kali ketika kumpul bareng di salah satu komunitas IT di daerah Tangerang. Setelah belajar dari situ dia tidak langsung aktif alias sempat vakum karena kesibukan. Barulah pada Februari 2016 Michael kembali fokus lagi mempelajari MikroTik karena pada tempat PKL menggunakan MikroTik.

Persiapan untuk mengikuti kompetisi ini bisa dibilang “sadis” karena Michael dan temannya Aldi Firdaus digeber sampai lemes. Setiap hari mereka harus belajar dari bangun tidur sampai tidur kembali dan jelas jarang mandi. Jadi mereka itu belajar dari senin – minggu dari bangun sampai tidur lagi 😀

Sebelum mengikut Olimpiade Jaringan, Michael “menguji diri” terlebih dahulu. Pada Agustus 2016 dia mengikuti MikroTik IDN Competition yang diselenggarakan oleh ID-Networkers di Semarang. Hasilnya Michael dapat juara 1 pada lomba tersebut dan hal inilah yang memacu dirinya sendiri untuk lebih giat lagi belajar.

Untuk menambah “gas”, selain di sekolah Michael dan Aldi juga bertapa di tempat para master teknologi. Dia mengikuti training MikroTik dengan jenis sertifikasi MTCNA & MTCRE ke Ziad Sobri dan berhasil dapat sertifikasi. Menambah skill Traffic Control ke Faizal Reza dari jagonetwork. Dan terakhir mematangkan ilmu Routing bersama Danu Wiyoto, CCIE RS 48413 sang pemilik Best-Path Network yang sudah kondang.

Jelas pengorbanan akan terbayar dengan hal setimpal. Michael Takuechi bersama Aldi berhasil meraih juara 1 dan berhak mendapatkan hadiah yang bikin ngiler yaitu Uang Rp 25.000.000,- & 20 perangkat MikroTik. Saya sendiri mengakui kemampuan para finalis bukan hanya Michael dan Aldi sang juara tetapi SELURUH FINASILIS. Kenapa bukan seluruh peserta? karena saya tidak tahu peserta yang lain, tetapi intinya SMK Oke banget dah 😀

Sampai saya tulis artikel ini beranda facebook saya masih penuh dengan Michael Takeuchi 😀 Oh Selain mengikuti kompetisi dia juga ikut sebagai speaker pada MikroTik User Meeting dengan membawakan materi DNS Spoofing. Sebagai bocoran saja file presentasinya itu sudah direvisi beberapa kali dan yang terakhir oleh Onno Widodo Purbo saat IT Bootcamp ^_^.


CATATAN COKOR====================================

Michael Takuchi akan mengikuti MikroTik Marathon Bootcamp, yaitu training dan sertifikasi MTCINE, MTCUME, MTCWE, MTCTCE, dan yang terbaru adalah MTCIPv6E. Jadi kita doakan semoga sukses dengan memberikan komentar AMIN.

Topik

Related Articles

Close