Pengetahuan

Tahapan Untuk Menjadi MikroTik Academy

MikroTik sebagai salah satu perusahaan unggul dalam bidang jaringan tidak mau kalah dengan vendor lainnya dalam kontribusi di dunia pendidikan. Jika Cisco memiliki program Cisco Network Academy maka MikroTik memiliki program yang disebut dengan MikroTik Academy.

MikroTik Academy adalah program yang dikhususkan kepada institusi pendidikan seperti Universitas, Institut, Akademi, Sekolah Menengah Kejuruan, dan institusi pendidikan lainnya yang bersifat resmi. Jadi program ini tidak ditunjukkan kepada lembaga seperti pusat pelatihan walaupun sama-sama bergerak di bidang pendidikan. Program ini bisa kita bilang juga program CSR dari MikroTik untuk dunia pendidikan.

Keuntungan MikroTik Academy

Tentunya program yang ditawarkan akan memberikan keuntungan kepada institusi yang bergabung dengan program ini. Keuntungannya adalah:

  1. Mendapatkan bantuan perangkat berjumlah 20 unit dari MikroTik Internasional.
  2. Mendapatkan materi ajar berupa file presentasi yang digunakan untuk pelatihan MikroTik Certified Network Associate (MTCNA).
  3. Bisa menyelenggarakan sertifikasi MTCNA untuk anggota internal (siswa atau guru).
  4. Tidak ada biaya tahunan seperti Cisco Academy.
  5. Nama institusi terdaftar pada situs http://www.mikrotik.com/training/academy (lumayan untuk promosi).

Cara Menjadi MikroTik Academy

Setelah mengetahui keuntungan bergabung dengan program ini maka selanjutnya bagaimana agar kita bisa bergabung dengan program ini. Sebelum melanjutkan alangkah lebih baik institusi telah menghubungi terlebih dahulu salah satu koordinator yang ada di halaman https://mikrotik.com/training/academy/asia/indonesia. Koordinator-koordinator tersebut merupakan MikroTik Trainer yang nantinya akan melakukan supervisi, evaluasi, dan implementasi pada institusi kita.

Secara garis besar ada 3 tahap sampai institusi resmi menjadi MikroTik Academy, tahapan tersebut adalah:

  1. Guru/dosen yang telah mendapatkan sertifikat MikroTik Academy Trainer.
  2. Mengisi pendaftaran di https://www.mikrotik.com/training/academyform.
  3. Mengisi agreement dan dikirimkan kembali sejumlah 2 rangkap kepada kantor pusat MikroTik di Riga, Latvia.

MikroTik Academy Trainer adalah guru/dosen yang nantinya bisa membuka ujian sertifikasi MTCNA. Untuk menjadi seorang MikroTik Academy trainer guru/dosen haruslah lulus MTCNA ditambah satu sertifikasi tingkat advanced (MTCRE/MTCTCE/MTCUME/MTCWE/MTCINE/MTCIPv6E) dengan masing-masing nilai minimal 75. Para Academy Coordinator biasanya membuka kelas sertifikasi gratis untuk persiapan program ini, jadi tidak perlu khawatir untuk keluar biaya ujian.

Setelah adanya dosen/guru yang terpenuh untuk menjadi Academy Trainer maka selanjutnya pihak sekolah mengisi formulir https://www.mikrotik.com/training/academyform. Setelah mengisi akan ada surel berisi agreement yang harus diisi dan dikirimkan kembali sebanyak 2 rangkap ke MikroTik di Riga, Latvia. Seluruh proses ini akan dibantu oleh koordinator dan biasanya akan dikirimkan bersama-sama dengan pengajuan dari institusi lain juga.

Setelah semua proses pengajuan selesai maka tinggal tunggu saja konfirmasi bahwa pengajuan diterima atau tidak. Jika tidak diterima maka disuruh untuk memperbaiki serta mengirimkan ulang formulir. Jika institusi diterima maka selanjutnya tinggal menerapkan aturan-aturan dari program ini.

Institusi akan muncul di situs mikrotik jika telah disetujui menjadi MikroTik Academy
Institusi akan muncul di situs mikrotik jika telah disetujui menjadi MikroTik Academy

Aturan Main MikroTik Academy

Terdapat beberapa aturan ketika institusi diterima pada program MikroTik Academy. Aturan-aturan ini diharuskan dan akan diperiksa secara berkala. Jika dilanggar maka akan dilakukan tindakan tegas dengan pencabutan status. Adapun aturan-aturan tersebut adalah:

  1. Academy Trainer membuat modul sertifikasi MTCNA.
  2. Membuat situs web khusus untuk program ini.
  3. Melaksanakan ujian setiap minimal 6 bulan.

Aturan pertama yaitu Academy Trainer diharuskan membuat modul untuk sertifikasi MTCNA. Bentuknya boleh slide presentasi ataupun buku, intinya bisa digunakan untuk belajar. Ke depannya modul ini yang akan digunakan oleh institusi dalam menjalan program ini.

Aturan ke-dua yaitu membuat situs web yang berafiliasi dengan situs utama institusi. Situs ini diisikan tentang berita yang berhubungan dengan program ini seperti kegiatan-kegiatan pelatihan atau update tentang jadwal ujian sertifikasi. Untuk membuat web ini disarankan menggunakan subdomain saja agar terpisah dari web utama dan lebih untuk mengelolanya.

Aturan ke-tiga yaitu melaksanakan ujian sertifikasi MTCNA setiap minimal 6 bulan sekali. Peraturan ini dibuat agar sekolah benar-benar mengitegrasikan pelajaran dengan kurikulum dari MikroTik. Sedikit catatan untuk rekan-rekan bahwa peserta ujian sertifikasi MTCNA hanyalah warga institusi yaitu siswa, guru, atau karyawan. Jangan sampai mengikutsertakan peserta luar ketika ujian MTCNA, jika diketahui maka akan dilakukan pencabutan dan perangkat yang telah diberikan wajib untuk dikembalikan.

Topik

Related Articles

Close